Berita 

Pengumuman Esai, Cerpen dan Novel

Sahabat sastra yang baik,

Berikut kami umumkan hasil kurasi esai dan cerpen untuk Festival Sastra Bengkulu (FSB) – Bengkulu Writers Festival (BWF) 2019. Seperti disampaikan sebelumnya, kurasi dilakukan dengan sistem penjurian dan tertutup.

Kurator memberi nilai karya, lalu panitia membuat tabulasi nilai, yang selanjutnya dibikin ranking.

Selain itu, naskah yang dikirim ke kurator semua tanpa nama penulis. Jadi kurator tidak tahu karya siapa yang mereka nilai.

Berikut 7 Esai Pilihan, 12 Cerpen Pilihan, dan 8 Novel Pilihan FSB-BWF 2019.

Oh ya, pengumuman novel menyusul diumumkan pada Sabtu sore, 17 Agustus 2019. Terima kasih.

Jakarta, 16 Agustus 2019
Salam sastra penuh cinta,
WILLY ANA
Ketua FSB-BWF

 

 

7 ESAI PILIHAN FSB-BWF

1. Penulis Milenial di Era Media Sosial (Muhammad Subhan)
2. Sayup-sayup Suara Penulis Muda: Sebuah Tinjauan Awal (Muhamad Rallie Rivaldy)
3. Anak Muda Bengkulu, Menulislah! (Bambang Widiatmoko)
4. Menulis, Iman dan Galau (Matdon)
5. Puisi Konseptual dan Penulisan Tidak Kreatif (Wahyu Heriyadi)
6. Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal (Zaki Fahrizal)
7. Komunitas Sebagai Ideologi dan Agen Kendali Konflik dalam Perkembangan Sastra Indonesia (Sartika Sari)

12 CERPEN PILIHAN FSB-BWF 2019

1. Bougenville (Reani Retno)
2. Bukan Pring Sedaphur (Impian Nopitasari)
3. Kampung Monyet (Aris Kurniawan)
4. Sebelum dan Setelah Kau Sibuk Mengemas Air Matamu Sendiri (Dhani Susilowati)
5. Si Lidi Pemesan Peti Mati (Farras Pradana)
6. Perjumpaan di Wakhan (Wendy Fermana)
7. Cinta Dalam Secangkir Sanger (Ayi Jufridar)
8. Tuhan yang Beristirahat dalam Bilik (Gregorio Surya Abdi Julianto)
9. Sejak Saat Itu Kakek Berhenti Melaut (Nisa Ayumida)
10. Aku Masih Mencintaimu dan Aku Benci Pertemuan Ini (Andi Makkaraja)
11. Dendam Tak Sudah (Vivin Elviriana)
12. Marahnya Perempuan (Hera Gusmayanti)

8 NOVEL PILIHAN

1. Arkipelago (Emji Alif, Jakarta)

2. Sialang Mencari Rimba yang Hilang (Eko S. Ayata, OKI Sumatera Selatan)

3. Babad Kopi Parahiyangan (Evi Sri Rezeki, Bandung )

4. Tarian Jiwa (Em Ali Akbar, Jambi)

5. Pembebas Sengketa (Yuditeha, Solo)

6. Tegar (Umar Zein, Medan)

7. Pendekar Sendang Drajat: Pendekar Melayu Menjelajah Tanah Jawa
(Viddy Ad Daery, Lamongan)

8. Orang-orang Gila (Hans Gagas, Solo)

 

*) Urutan bukan berdasarkan ranking.

JAKARTA, 16 AGUSTUS 2019

KURATOR:
1. IYUT FITRA
2. KURNIA EFFENDI
3. IWAN KURNIAWAN

Related posts

Leave a Comment